This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 09 September 2014

Modul 4: Instalasi CMS WordPress pada Web Server Debian 6 Squeeze

Kita lanjutkan kembali konfigurasi server Debian kita. Jika pada tahap sebelumnya kita membahas Instalasi dan Konfigurasi Web Server Debian 6 Squeeze, maka sekarang kita lanjutkan ke tahap berikutnya untuk membahas Instalasi CMS WordPress pada Web Server Debian 6 Squeeze.
Sebelum kita menginstall wordpress ke dalam web server, terlebih dahulu kita mendownload software wordpress dari http://www.wordpress.org. Untuk mengetahui alamat detail atau link download softwarenya, terlebih dahulu kita buka alamat web page wordpress menggunakan PC Host (Windows 7) saya.  Di halaman utama situs tersebut biasanya terdapat link download software wordpress terbaru. Catatlah alamat link download software wordpress tersebut agar nanti kita dapat mendownloadnya dari server Debian menggunakan perintah wget. Dalam tutorial ini, link download software wordpress adalah http://www.wordpress.org/latest.zip.
  1. Setelah mengetahui alamat link untuk download wordpress, maka selanjutnya mendownloadnya menggunakan PC Debian server. Sebelum mendownloadnya, sekarang saya berada pada direktori /home/habib/Downloads/, agar nanti hasil download berada dalam direktori Downloads tersebut. Anda dapat menempatkan hasil download pada direktori apa saja.
    root@server-tkj:/home/habib# cd /home/habib/Downloads# 
    root@server-tkj:/home/habib/Downloads#
  2. Download software wordpress dari alamatnya situsnya. Dalam tutorial ini alamat situsnya http://www.wordpress.org/latest.zip. Gunakan perintah wget.
    root@server-tkj:/home/habib/Downloads# wget http://www.wordpress.org/latest.zip
    atau
    root@server-tkj:/home/habib/Downloads# wget http://wordpress.org/latest.zip
  3. Setelah proses download selesai, cari di mana anda menyimpan CMS WordPressnya. Karena saya sudah menyimpannya di direktori Downloads, maka saya akan masuk ke direktori Downloads dengan perintah:
    root@server-tkj:/home/habib# cd /home/habib/Downloads# 
    root@server-tkj:/home/habib/Downloads#
  4. Selanjutnya tampilkan isi direktori Download.
    root@server-tkj:/home/habib/Downloads# ls
    latest.zip
  5. Dari tampilan isi direktori Downloads di atas, terdapat sebuah file berformat zip bernama latest.zip, merupakan sofware wordpress yang harus terlebih dahulu kita ekstrak. Perintah ekstraknya adalah:
    root@server-tkj:/home/habib/Downloads# unzip latest.zip
    Note: Jika perintah unzip belum dikenal, berarti unzip command belum terinstal pada Debian anda, maka Install unzip dengan perintah:
    root@server-tkj:/home/habib/Downloads# apt-get install unzip
  6. Selanjutnya lihat perubahan isi pada direktori /Downloads
    root@server-tkj:/home/habib/Downloads# ls 
    4-6
  7. Pindahkan hasil extraksi tersebut ke direktori  /var/www/. Anda juga dapat mengubah namanya dengan nama yang lain.
    root@server-tkj:/home/habib/Downloads# mv wordpress /var/www
  8. Selanjutnya anda pindah ke direktori /var/www/, dan lihat apakah direktori wordpress sudah ada di sana.
    root@server-tkj:/home/habib/Downloads# cd /var/www
    4-8
  9. Masuk ke direktori wordpress dan pastikan di dalamnya terdapat file wp-config-sample.php.
    root@server-tkj:/var/www# cd wordpress
    root@server-tkj:/var/www/wordpress# ls
    4-9
    .
  10. Copy file wp-config-sample.php tersebut menjadi wp-config.php di dalam direktori yang sama.
    root@server-tkj:/var/www/wordpress# cp wp-config-sample.php wp-config.php
  11. Lihat hasil pengcopian file tersebut.
    root@server-tkj:/var/www/wordpress# ls
    4-11
    .
  12. Lakukan pengeditan pada file wp-config.php
    root@server-tkj:/var/www/wordpress# nano wp-config.php
  13. Ganti script seperti pada gambar sebelah kanan berikut:
    4-12
    .
    Simpan konfigurasi di atas dengan Ctrl + O lalu y dan ENTER dari keyboard.
    .
  14. Masuk ke direktori /etc/apache2/sites-available. Pastikan di dalamnya ada terdapat file default.
    root@server-tkj:/var/www/wordpress# cd /etc/apache2/sites-available
    root@server-tkj:/etc/apache2/sites-available# ls
    default       default-ssl
  15. Buat VirtualHost baru dengan cara mengcopy file default di atas, dan ganti namanya menjadi wordpress di dalam direktori yang sama.
    root@server-tkj:/etc/apache2/sites-available# cp default wordpress
  16. Selanjutnya edit isi file wordpress
    root@server-tkj:/etc/apache2/sites-available# nano wordpress
  17. Ubah dan tambah script seperti tampak pada gambar sebelah kanan berikut:
    4-17
    .
    Jangan lupa untuk menyimpan konfigurasi sript di atas.
    .
  18. Non aktifkan host default, kemudian reload apache2.
    root@server-tkj:/etc/apache2/sites-available# a2dissite default
    root@server-tkj:/etc/apache2/sites-available# /etc/init.d/apache2 reload
  19. Aktifkan VirtualHost wordpress dan reload kembali apache2.
    root@server-tkj:/etc/apache2/sites-available# a2ensite wordpress
    root@server-tkj:/etc/apache2/sites-available# /etc/init.d/apache2 reload
  20. Sekarang kita pindah pada PC client (Windows XP). Jalankan web browser, kemudian ketikkan smknbi.net/phpmyadmin pada address bar. Gunakan user root dan masukkan passwordnya untuk login.
    4-19
    .
  21. Buat database baru dengan nama wordpress pada kolom [Ciptakan database baru] >> [Ciptakan]. Kemudian perhatikan pada panel sebelah kiri akan muncul menu wordperss.
    4-21
    .
  22. Selanjutnya instal CMS wordpress dar PC client dengan cara mengetikkan pada address bar: smknbi.net/wordpress/install.php. Kemudian cari tombol [Install] dan ikuti langkah-langkah instalasi wordpress yang ditunjukkan pada panduannya.
    .
  23. Jika cara di atas tidak bisa, ketikkan pada address bar: smknbi.net/wp-admin. Selanjutnya cari tombol [Install] dan ikuti panduan instalasi wordpress berdasarkan petunjuk yang ditampilkan di layar.
    .
  24. Jika instalasi wordpress sudah selesai, maka untuk mengisi dan mengubah content wordpress dilakukan dengan mengetikkan smknbi.net/wp-admin pada address bar web browser. Masukkan user admin dan passwordnya, kemudian pilih tombol [Log In].
    4-24
    .
  25. Selanjutnya isilah kontent web server menggunakan wordpress sesuai keinginan anda. Untuk itu anda harus menguasai cara membuat web dengan wordress. Jika anda sudah terbiasa dengan membuat blog wordpress atau blogspot, maka anda akan lebih mudah merancang dan mengisi web server ini.
    .
Sampai di sini tahap Instalasi CMS WordPress pada Web Server Debian telah selesai dilakukan,

Modul 3 : Instalasi dan Konfigurasi Web Server Debian 6 Squeeze

OK, pada materi sebelumnya sudah dibahas tentang Instalasi dan Konfigurasi DNS Server Debian 6 Squeeze. Dimana fungsi aplikasi tersebut adalah untuk menterjemahkan request client terhadap alamat domain kita. Artinya, setiap client yang akan merequest domain http://www.smknbi.net maka akan diteruskan ke alamat IP Address Web Server kita. Demikian juga sebaliknya.
Selanjutnya, kita akan melanjutkan pada tahap berikutnya, yaitu Instalasi dan Konfigurasi Webserver Debian 6 Squeeze.  Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:
  1. Terlebih dahulu install apache (sebagai web server) dan links (sebagai web  browser)
    root@server-tkj:/home/habib# apt-get install apache2 links
    .
    Jika ada pertanyaan “Do you want to continue [Y/n]?” Tekan tombol y dan ENTER pada keyboard untuk melanjutkan.
    .
  2. Setelah proses instlasi apache2 dan links selesai, maka web server kita sudah berjalan. Hanya saja tampilannya masih default. Tes dengan browser links ke server smknbi.net
    root@server-tkj:/home/habib# links smknbi.net
    .
    Pada tampilan Welcome, pilih [OK] atau langsung ENTER.3-welcome links

    Selanjutnya jika ditampilkan seperti gambar berikut ini, berarti webserver kita sudah berfungsi dengan baik.
    3-its workUntuk keluar dari tampilan links, tekan pada keyboard tombol q, kemudian ENTER.
    3-exit links
    .
  3. Jika kita ingin mengubah tampilan default webpage utama web server kita, maka lakukan pengeditan pada file index.html yang terdapat pada direktori /var/www/.
    root@server-tkj:/home/habib# nano /var/www/index.html.Edit script yang ada dalam file tersebut. Anda dapat melakukan konfigurasi secara bebas pada file ini untuk menghasilkan tampilan sesuai keinginan Anda, tergantung kreativitas anda. Setelah selesai simpan dengan Ctrl + X lalu Y dan ENTER.
    3-index html
    .
  4. Selanjutnya restart konfigurasi web server, dengan perintah:
    root@server-tkj:/home/habib# /etc/init.d/apache2/restart.
  5. Kemudian kita akses kembali  web server dengan menggunakan aplikasi web browser links ke smknbi.net.
    3-its work indo.Jika sudah ditampilkan seperti di atas, berarti konfigurasi pada file index.html yang baru saja kita lakukan, sudah berjalan dengan baik.
    .
  6. Kemudian install paket php5.
    root@server-tkj:/home/habib# apt-get install php5
    .
    Jika muncul pertanyaan: “Do you want to continue [Y/n]?” Tekan tombol keyboard y lalu ENTER, untuk melanjutkan.
    .
  7. Edit file info.php yang terdapat pada direktori /var/www/.
    root@server-tkj:/home/habib# nano /var/www/info.php
    .

  8. Tambahkan script pada file info.php seperti berikut inti:
    <?
    phpinfo();
    ?>
  9. Restart kembali hasil konfigurasi pada file apache2.
    root@server-tkj:/home/habib# /etc/init.d/apache2 restart
    .

  10. Sekarang uji akses ke php di server dengan web browser dari PC client. Pada address bar, ketikkan smknbi.net/info.php.
    3-info php
    .
  11. Kembali ke command line server, selanjutnnya Install php5-mysql.
    root@server-tkj:/home/habib# apt-get install php5-mysql
    .

  12. Install juga paket mysql-server.
    root@server-tkj:/home/habib# apt-get install mysql-server
    .
    Jika muncul pertanyaan “Do you want to continue [Y/n]?” Ketikkan y lalu ENTER untuk melanjutkan.
    .
  13. Setelah paket mysql-server berhasil diinstall, muncul form pengisian password root untuk mysql seperti gambar berikut ini. Isikan password.
    3-13
    .
    .
  14. Masukkan kembali password yang sama pada form konfirmasi.
    3-14
    .
    Tunggu hingga proses instalasi selesai.
    .
  15. Selanjutnya kita tes dengan cara mengetikan perintah mysql –u root –p. Jika diminta password, masukkan password saat instalasi mysql-server sebelumnya.
    3-15.
    Jika sudah muncul teks “mysql>” seperti gambar di atas, maka tekan Ctrl + C untuk keluar dari mysql.
    .
  16. Selanjutnya install paket phpmyadmin dengan perintah:
    root@server-tkj:/home/habib# apt-get install phpmyadmin
    .


    Jika muncul pertanyaan “Do you want to continue [Y/n]?”, maka ketikkan y lalu ENTER untuk melanjutkan.
    .
  17. Setelah itu akan muncul pilihan web server mana yang akan dikonfigurasi pada phpmyadmin. Pilih apache2, seperti gambar berikut:
    3-17
    .
  18. Jika muncul pesan seperti berikut ini, pilih [No].
    3-18.
    Tunggu hingga proses instalasi selesai.
    .
  19. Setelah itu kita buka konfigurasi file apache.conf pada direktori /etc/phpmyadmin/. (Note: di sini kita tidak menggunakan editor nano, tapi menggunakan editor gedit agar lebih mudah mengcopy-paste script yang ada di dalamnya).
    root@server-tkj:/home/habib# gedit /etc/phpmyadmin/apache.conf
    .

  20. Copykan isi seluruh script pada file apache.conf tersebut ke dalam file apache2.conf yang terdapat dalam direktori /etc/apache2/. Caranya seleksi seluruh script menggunakan mouse atau Ctrl + A pada keyboard. Cari menu [Copy] atau klik kanan pada script yang diseleksi, pilih [Copy]. Kemudian tutup editor gedit. Selanjutnya buka file apache2.conf pada direktori /etc/apache2, dengan perintah:
    root@server-tkj:/home/habib# gedit /etc/apache2/apache2.conf
    .
    Tempatkan kursor di baris paling akhir dari script file apache2.conf tersebut. Kemudian klik kanan, lalu pilih [Paste]. Selanjutnya simpan dan keluar dari editor gedit.
    .(Note: Langkah 19 dan 20 di atas menurut penulis hany opsional saja, karena berdasarkan pengalaman tanpa dibuat seperti 19 dan 20, Web Server kita masih tetap bisa jalan).
    .
  21. Restart apache2 dengan cara mengetikan perintah ini :
    root@server-tkj:/home/habib# /etc/init.d/apache2 restart
    .
  22. mLalu kita tes phpmyadmin dengan membuka web browser dari PC client. Ketikkan pada address bar: smknbi.net/phpmyadmin. Pada menu login, masukkan user root dan password yang digunakan pada saat proses instalasi mysql-server.
    3-22
    .
  23. Hasilnya akan seperti gambar berikut:
    3-23
    .
Sampai di sini, tahap Instalasi dan Konfigurasi Web Server Debian 6 Squeeze telah selesai.

Modul 2 : Instalasi dan Konfigurasi DNS Server Debian 6 Squeeze

Sebelumnya kita telah membahas cara Konfigurasi Adapter Network pada VirtualBox dan Interface Network pada Debian. Selanjutnya kita akan membahas instalasi dan konfigurasi DNS server pada Debian 6 Squeeze.
Untuk instalasi dan konfigurasi DNS server dan Aplikasi server lainnya, kita memerlukan media untuk mengambil paket-paket yang akan diinstalasi tersebut. Paket-paket tersebut dapat diperoleh dari repositori debian melalui internet (http://debian.org, http://kambing.ui.ac.id, dan lain-lain). Untuk keperluan tersebut, server debian kita harus sudah terkoneksi ke internet. Namun dalam praktek ini, kita tidak menggunakan repositori debian, melainkan dari DVD.iso instalasi yang ada dalam hard disk kita. Untuk itu kita harus mengubah mount ke CD/DVD drive dari aplikasi VirtualBox dan Debian. Caranya:
  1. Dari menu utama VirtualBox, ubah mount ke CD.iso instalasi. Klik pada sistem operasi yang berjalan [Debian 6.0.7] >> [Settings] >> [Storage] >> [IDE Controller/Empty] >> ikon CD >>à [DVD.iso instalasi]>> [OK].
    2-mount cd
    Jika menggunakan Debian GUI, langsung saja dari menu [Device] >> [CD/DVD Devices] >> [DVD.iso instalasi] >> [OK].
    2-mount iso
    .
  2. Selanjutnya dari sistem operasi Debian, ubah mount ke CD drive. Gunakan perintah:
    root@server-tkj:/home/habib# apt-cdrom add

    .

  3. Selanjutnya install paketbind9
    root@server-tkj:/home/habib# apt-get install bind9
    .
    .
  4. Setelah instalasi bind9 selesai, masuk ke direktori /etc/bind9/, dan lihat isi direktorinya.
    2-bind9
    .
  5. Kemudian edit isi file named.conf.local
    root@server-tkj:/etc/bind# nano named.conf.local

    .
  6. Buat script seperti berikut:
    2-named.conf.local
    .
  7. Lihat kembali isi direktori /etc/bind/.
    2-bin ls
    .
  8. Copy file db.local menjadi db.smknbi pada direktori yang sama. Kemudian pertahikan hasilnya:
    2-db-smknbi
    .
  9. Copy file db.255 menjadi db.192 pada direktori yang sama, dan lihat hasilnya:
    2-db-192
    .
  10. Kemudian edit isi filedb.smknbi
    root@server-tkj:/etc/bind# nano db.smknbi
    .
    .
  11. Kemudian isi script seperti berikut:
    2-nano db-smknbi
    .
  12. Lalu edit isi filedb.192
    root@server-tkj:/etc/bind# nano db.192
    .
  13. Buat script seperti berikut:
    2-nano db-192.
  14. Edit juga isi file resolv.conf, sehingga seperti berikut:
    nameserver 192.168.100.1
    .
  15. Selanjutnya restart konfigurasi bind9 yang sudah kita lakukan.
    2-restart bind
    .
  16. Untuk mengetahui apakan DNS server sudah berjalan, lakukan tes dns dari localhost. Gunakan perintah dig.
    2-dig smknbi
    .
  17. Atau gunakan perintah nslookup:
    2-nslookup smknbi. Jika ditampilkan seperti gambar di atas, maka konfigurasi DNS server sudah berhasil dengan baik.
    .
  18. Lakukan juga pengujian dengan perintah ping. Ping ke smknbi.net
    2-ping smknbi
    2-ping www smknbiSampai di sini tahap Instalasi dan Konfigurasi DNS Server sudah selesai,

Modul 1 : Konfigurasi Interface Network pada Debian 6 “Squeeze”


Sebelumnya kita telah membahas Topologi Jaringan Server Debian yang akan dibuat dengan menggunakan Debian 6 Squeeze. Sekarang kita lanjutkan cara konfigurasi adapter network pada VIrtualBox dan interface network pada Debian.

A. KONFIGURASI NETWORK ADAPTER PADA VIRTUALBOX

  1. Pada sistem operasi Debian, konfigurasi network adapter 1 sebagai Host-only adapter, dan adapter 2 sebagai Internal network. Caranya seperti tahapan pada gambar berikut:
    1-debian adapter
    .
  2. Sementara pada PC client (Windows XP), lakukan pengaturan network hanya pada adapter 1 yaitu sebagai Internal network. 1-windows adapter

B. KONFIGURASI NETWORK PADA WINDOWS XP GUEST
Windows XP Guest maksudnya adalah sistem operasi yang sudah diinstall pada VirtualBox. VirtualBox itu sendiri terinstall di PC Host, yang dalam PC saya menggunakan Windows 7. Langkah-langkah konfigurasi network pada Windows XP Guest adalah sebagai berikut:
  1. Dari menu [Start] >> [Control Panel]
    1-2-1
    .
  2. Pada jendela Control Panel, pilih [Network and Internet Connections]
    1-2-2
    .
  3. Pada jendel Network and Internet Connections, pilih [Network Connections]
    1-2-3
    .
  4. Pada jendel Network Connections, klik kanan [Local Area Connection] >> [Properties]
    1-2-4
    .
  5. Pada jendel Local Area Connection, pilih tab [General] >> [Internet Protocol (TCP/IP)] >> [Properties]
    1-2-5
    .
  6. Pada jendel Internet Protocol (TCP/IP), buatlah seperti isian pada gambar berikut ini lalu akhiri dengan [OK] >> [Close].
    1-2-6
    .
    .
C. KONFIGURASI INTERFACE NETWORK PADA DEBIAN 6 SQUEEZE
  1. Cek interface eth0 dan eth1
    1-ifconfig
    Kalau kita perhatikan, IP address di Eth0 dan Eth1 belum sesuai dengan desain topologi yang akan dibuat, sehingga harus kita konfigurasi ulang melalui file interfaces.
    .
  2. Konfigurasi Interface eth0 dan eth1
    root@server-tkj:/home/habib# nano /etc/network/interfaces
    .
  3. Edit script yang terdapat di dalam file interfaces tersebut, sehingga seperti berikut:
    1-interfaces
  4. Restart Interface
    root@server-tkj:/home/habib# /etc/init.d/networking restart
    .
  5. Selanjutnya buat domain server kita.
    root@server-tkj:/home/habib# nano /etc/hosts
    .
  6. Buat script seperti gambar berikut:
    1-hosts
  7. Buat hostname server kita:
    root@server-tkj:/home/habib# nano /etc/hostname
    .
  8. Buat script seperti berikut:
    1-hostname
Sampai di sini Tahap Konfigurasi Awal untuk membangun server Debian kita anggap selesai.

Senin, 08 September 2014

cara menampilkan pengunjung blog atau visite counter.

Berikut ini saya akan berbagi tips lagi buat teman-teman tentang "cara menampilkan pengunjung blog atau visite counter" berikut langkah-langkahnya silahkan dicoba sendiri pada Blog anda sendiri.

1. Masuk ke firstcounter.com
2. Pilih model angka yang ingin anda gunakan pada blog anda.
3. Setelah itu Klick "GET CODE"
4.Copy code yang telah tampil seperti gambar berikut :









5. Setelah anda Copy code tersebut lanjutkan login ke blog anda lalu Paste code tersebut pada rancangan      blog anda tepatnya pada kotak "Tambah Gadget" setelah itu simpan dan nikmati hasilnya,,,  

 "SELAMAT MENCOBA" Semoga bermanfaat buat anda :)

membuat blog anti copy-paste

berikut ini saya kembali memposting tentang panduan "Bagaemana Caranya Agar Blog Kita Tidak Dapat Di Copas Oleh Orang Lain" membuat blog yang tidak dapat dicopas memang lumayan baik karena dimana hasil Postingan kita tidak bisa di Copas oleh orang lain tapi berhubung lagi masalah tentang postingan kita yang memberikan tips-tips yang dimana disitu ada scrip-scrip yang harus dicopy oleh teman-teman yang lain jadi pada blog saya tidak menggunakannya.
Langsung saja kita ke caranya :

  1. Masih seperti biasa Login dulu ke Blog anda
  2. klick Rancangan / Design
  3. Pilih Edit HTML
  4. Cari kode </head> (agar lebih mudah silahkan Gunakan sortcut CTRL + F)
  5. Kemudian  copy kode berikut ini tepat diatas kode </head>
<script language='JavaScript'>
//<![CDATA[
<!--
/********
*Copyprotection for this site is provided by WP-CopyProtect v1.9.1 visit www.TheChetan.com/wp-copyprotect/ for more details
*RightClick Disabled, Please DO NOT COPY. Add to this blog by www.AhmadRifai.net
**********/
var message="Sorry, dilarang klik kanan bos!!!";
///////////////////////////////////
function clickIE4(){
if (event.button==2){
alert(message);
return false;
}
}
function clickNS4(e){
if (document.layers||document.getElementById&&!document.all){
if (e.which==2||e.which==3){
alert(message);
return false;
}
}
}
if (document.layers){
document.captureEvents(Event.MOUSEDOWN);
document.onmousedown=clickNS4;
}
else if (document.all&&!document.getElementById){
document.onmousedown=clickIE4;
}
document.oncontextmenu=new Function("alert(message);return false")
// -->
//]]>
</script>
Silakan ganti tulisan Sorry, dilarang klik kanan bos!!! dengan tulisan yang kamu mau.
Kode yang lainnya tidak perlu diganti.

        6. setelah itu simpan rancangan anda dan lihat hasilnya
Selamat mencoba & semoga berhasil ea,,,

Tips Mengganti Logo Blog Menjadi Logo Kita Sendiri

Berikut ini saya memposting kembali tentang "Bagaimana Cara Mengganti Logo Blog Menjadi Logo Kita Sendiri" langkah ini agar blog kita tidak sama seperti dengan blog orang lain yang dimana sangat baku hanya menampilkan blog standar-standar saja. langsung saja kita ke caranya :
Langkah pertama yaitu pastikan Logo yang akan kita gunakan pastikan sudah kita upload di internet, tempat pengupload foto ada banyak contohnya : PhotoBucket dan Picasa. Setelah anda memiliki foto atau logo yang telah anda upload, langkah selanjutnya anda Copy URL foto yang telah anda upload tadi.
Setelah anda mengcopy URL Foto anda langkah selanjutnya anda bisa ikuti langkah-langkah berikut ini:

  1. Seperti biasanya Login dulu ke Blog Anda
  2. Klik Rancangan  pada Dashboard
  3. Klik Edit Html
  4. Tekan Ctrl + F untuk mencari kode berikut ini :
         <title><data:blog.pageTitle/></title>

         <b:skin><![CDATA[
      5. Copy kode ini di antara kode di atas : <link href='url foto yang telah anda upload' rel='shortcut icon'/>
      6.  Setelah itu Simpan templet anda lalu liat hasilnya.
"Selamat Mencoba & Semoga Berhasil"